Sertifikasi Guru Madrasah Dituntaskan

Female students of a Madrasah (Islamic school)...

Female students of a Madrasah (Islamic school) Nederlands: Dia. Studentes van een Madrasah (Islamitische school) (Photo credit: Wikipedia)

JAKARTA – Masih banyaknya guru madrasah di Indonesia yang tak memiliki sertifikasi guru bukan tanpa alasan. Dari data yang ada memang guru madrasah masih perlu ditingkatkan kualitasnya. Agar memenuhi standar dan sertifikasi yang dibutuhkan.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam KementerianAgama Nur Syam menjelaskan, terdapat hambatan teknis internal dari guru madrasah. Yakni, persoalan uji kompetensi awal yang tak dapat dipenuhi semua guru  madrasah. Akibatnya jumlah guru madrasah yang bersertifikat pun sangat sedikit.
”Memang tidak mudah mendapatkan sertifikasi itu. Tapi bukan berarti dibiarkan saja. Harus didorong guru madrasah bersertifikasi  pendidikan,” ujarnya di kantornya di Jakarta, Kamis (15/3).

Menurutnya, standar uji kompetensi awal yang menjadi syarat mendapatkan  sertifikasi guru terbilang cukup berat bagi guru madrasah. Apalagi  latar belakang guru madrasah pun sangat bervariasi. Dengan pengalaman yang berbeda-beda.
Untuk itulah, sambung dia, perlu ada negosiasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Ini agar uji kompetensi awal tersebut bisa lebih disiapkan sejak awal. Tujuannya sebagai bahan pembelajaran guru madrasah. ”Tadi saya sudah bertemu dengan Direktur Perkembangan Akademik Kemendikbud. Saya meminta agar dibuatkan aturan pra uji kompetensi awal.  Ini bakal sangat baik,” ujarnya.
Baca lebih lanjut

Iklan

Mencoba Ngeblog Lagi

Ini adalah posting pertama saya pasca menyelesaikan tugas belajar S2 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ketika dalam masa tugas belajar terutama semester akhir pun saya sudah sangat jarang menulis di blog. Alasannya mungkin malas saja bercampur dengan keengganan. Padahal ketika itu banyak hal yang seharusnya bisa dibagikan. Tentang tesis, suka duka ujian munaqasyah, kenyataan bahwa masih ada sejumlah teman seangkatan yang belum menyelesaikan tesis tepat waktu dengan beragam alasannya masing-masing. Tesis saya tentang Pemanfaatan Blog sebagai Media dan Sumber Pembelajaran Alternatif Qur’an Hadits Tingkat Madrasah Aliyah alhamdulillah memperoleh nilai A sesuai dengan target. Hanya saja sayangnya itu tidak membantu saya memperoleh predikat Cum Laude di akhir masa studi. Padahal selisihnya dengan ambang batas cum laude tidak sampai 1 poin, hanya nol koma sekian. Namun apa daya, nilai-nilai mata kuliah terutama di semester dua dan tiga banyak tidak maksimal karena konsentrasi saya tidak lagi fokus ke kuliah. Tesis pun saya kerjakan praktis hanya 2 bulan. Hanya sekedar mengejar target selesai tepat waktu agar bisa secepatnya berkumpul kembali dengan keluarga. Saya tidak bisa lagi idealis dalam menulis tesis seperti yang saya inginkan di awal-awal masa tugas belajar. Tugas belajar yang dijalani pun akhirnya berjalan sangat datar dan hampir tidak ada nilai tambah selain kuliah, makalah dan makalah. Terlebih pihak kampus dan rekan seangkatan tidak ada inisiatif tertentu yang mungkin bisa memberi nilai tambah bagi tugas belajar ini, semisal kegiatan akademik dan non akademik. 2 tahun berjalan begitu saja, nyaris tanpa keriuhan yang berarti.
Baca lebih lanjut

Kumpulan Berita Pengumuman Hasil Kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMA/SMK/MA Tahun 2011

Pengantar

Saya kaget manakala membuka blog saya siang hari ini tadi, jumlah hits atau kunjungaan ke blog saya ini melonjak hampir 5 kali lipat dari biasanya. Setelah melihat data statistik yang tertera di dasbor mengenai postingan apa saja yang diklik sedemikian banyak ternyata yang diklik adalah postingan tahun kemaren yang berjudul “Kumpulan Berita Terkini Seputar Pengumuman Hasil UN SMA/SMK/MA Tahun 2010”. Tahun kemaren memang posting an ini sempat menempati ranking pertama selama 1 hari (top post of the day) atau yang paling banyak diklik di wordpress pada tanggal tertentu.

Mungkin teman-teman pembaca hanya mengandalkan search engine semisal google atau yahoo untuk mencari berita pengumuman hasil ujian nasional tingkat SMA/SMK/MA yang secara serentak akan diumumkan besok tanggal 16 Mei dan entah dengan alasan apa sehingga mesin pencari mengarahkan hasil penemuannya ke blog reot saya ini. Untuk mengobati kekecewaan pengunjung yang mungkin sudah terlanjur datang bertandang ke blog ini dan tidak menemukan apa yang mereka cari, maka saya berpikir alangkah baiknya jika saya kembali mengumpulkan kliping berita terkini dari sejumlah media online terkait hasil pengumuman hasil ujian nasional 2011 untuk tingkat SMA/SMK/MA. Dengan harapan siapa tahu suatu saat artikel-artikel tersebut berguna bagi para pembaca yang mungkin concern terhadap permasalahan ujian nasional. Dan tahun ini yang menurut saya cukup menggembirakan ialah format kelulusan siswa relatif berbeda dari tahun sebelumnya di mana hasil ujian nasional tidak 100% menentukan kelulusan siswa bersangkutan. Artikel-artikel berikut diambil dari sejumlah harian/suratkabar yang terbit secara online. Beberapa di antaranya yang dapat kami tampilkan adalah seperti berikut ini :

Selamat membaca…

Baca lebih lanjut

Insya Allah! Madrasah Gratis Terealisasi Medio 2011

Jumat, 25 Februari 2011, 13:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN – Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, pihaknya akan mengonsentrasikan bidang pendidikan pada medio 2011 dengan program pendidikan madrasah gratis secara bertahap sudah dapat direalisasikan. “Program madrasah gratis sudah harus berjalan, meski dari sisi kemampuan keuangan masih dihitung,” katanya ketika membuka Rapat Kerja Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara di Medan, Jumat (25/2).

Menteri Suryadharma Ali mengakui perhitungan pemberian dana bagi sejumlah madrasah hingga kini masih terus berlangsung. Untuk itu, ia berharap hal itu segera dapat diselesaikan secepatnya. Jika pun kemampuan pemberian dana gratis bagi pendidikan di madrasah baru bisa separuhnya, hal itu harus disyukuri. Jika baru seperempatnya bisa diwujudkan, juga harus disyukuri, kata Suryadharma Ali.

Ia menjelaskan, program pendidikan madrasah gratis jangan sampai menimbulkan masalah di kemudian hari. Program yang baik itu harus menghasilkan yang baik juga. Jangan sampai ada persoalan di lapangan. “Rencana yang baik jangan bermasalah di lapangan,” harapnya.

Baca lebih lanjut

Membidik Lagi Pentingnya Peran Madrasah

Islamic Education Center, Houston, Texas

Image via Wikipedia

Penulis: Ratih P Sudarsono | Editor: Latief

Jumat, 11 Februari 2011 | 18:34 WIB

BOGOR, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan, peran madrasah dalam pembangunan, khususnya bidang pendidikan, sangat strategis. Keberadaannya di pelosok-pelosok pemukiman memungkinkan warga menyekolahkan anaknya guna mendapatkan pendidikan.

Selain pendidikan formal, madrasah pun memberi bekal pengetahuan agama yang membentuk watak beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu, keberadaannya di tengah masyarakat sangat dibutuhkan guna mendukung akselerasi peningkatan kualitas sumberdaya manusia.

“Apalagi saat ini madrasah sudah cukup maju dengan melengkapi fasilitasnya sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman, sehingga diharapkan lulusannya mampu bersaing dengan kualitas yang memadai,” tegas Heryawan, sebagaimana dikutip dalam siaran pers yang dikeluarkan Humas Pemprov Jabar, Jumat (11/2/2011) sore.

Baca lebih lanjut